Implikasi utama dari hasil studi tersebut adalah bahwa komposisi kedua mikronutrien itu dalam makanan haruslah seimbang. Orang harus mencoba untuk mengurangi asupan natrium khususnya dengan sedikit mengonsumsi makanan olahan, tetapi harus meningkatkan asupan kalium. Hal ini mudah dilakukan dengan makan lebih banyak buah, sayuran dan produk susu, yang merupakan tinggi kalium dan rendah natrium.
Dr. Yang dkk., meneliti rasio natrium dan kalium pada asupan biasa serta dalam hubungannya dengan risiko kematian semua penyebab dan akibat gangguan kardiovaskular pada Third National Health and Nutrition Examination Survey (NHANES III), yang melibatkan sebanyak 12.267 orang dewasa di AS, dengan desain studi kohort prospektif.
Dalam studi tersebut, ditemukan bahwa asupan diet dengan rasio natrium/kalium kurang dari satu mempunyai manfaat protektif terhadap gangguan kesehatan, khususnya gangguan kardiovaskular.
Sumber : Kalbe Farma
Tidak ada komentar:
Posting Komentar