Hasilnya menunjukkan bahwa pasien dengan desaturasi oksigen otak menunjukkan hasil yang lebih buruk dibanding pasien tanpa desaturasi pada 3 dari 4 tes kognitif. Pasien yang mendapat anestesia sevoflurane menunjukkan hasil yang lebih baik dibanding pasien yang mendapat propofol pada semua tes kognitif. Interaksi antara regimen anestetik dan desaturasi ditemukan pada semua tes kognitif. Tidak ditemukan perbedaan dalam penanda disfungsi organ atau outcome klinis secara umum.
Sebuah studi lain, yang membandingkan karakteristik pulih sadar dari anestesia rawat jalan dengan sevoflurane dibanding dengan propofol plus fentanyl, juga pernah dilakukan. Studi acak tersebut mengikutsertakan 60 pasien bedah elektif dengan durasi hingga 3 jam. Hasilnya menunjukkan bahwa waktu untuk ekstubasi dan pulih sadar secara bermakna lebih cepat dengan sevoflurane. Pasca-operasi, pasien dengan sevoflurane juga merasa lebih sedikit mengalami kebingungan, menunjukkan performa yang lebih baik dalam tes substitusi angka simbol, serta mencapai skor Aldrete yang lebih tinggi dengan lebih cepat dibanding pasien dengan propofol.
Simpulannya, anestesia sevoflurane terkait dengan pemeliharaan fungsi kognitif pasca-operasi yang lebih baik dibanding propofol.
sumber : kalbe farma
Tidak ada komentar:
Posting Komentar