Studi ini sebenarnya memiliki tujuan ganda. Pertama, guna memantau apakah bakteri pada usus bayi yang baru saja lahir mengalami perubahan setelah mengonsumsi antibiotik. Kedua, apakah studi ini nantinya akan memicu adanya perubahan dalam kondisi kesehatan bayi.
Para peneliti tertarik dengan mikrobiota yang dinilai sebagai bakteri usus yang baik karena melindungi dari bakteri jahat dan membantu tubuh dalam menyerap nutrisi. Namun, manusia tidak terlahir dengan kandungan bakteri itu. Mikrobiota secara otomatis akan timbul pada tahun pertama kehidupan bayi. Itu yang menjadi subjek studi ini.
Bukti akan didapatkan dari popok bayi. Para peneliti akan manganalisis komposisi mikrobiota dari sampel kotoran bayi usia 3 bulan hingga 1 tahun. DNA yang diambil pada kotoran bayi nantinya akan membantu pengidentifikasian bakteri mikrobiota. Lalu, pada penelitian lebih lanjut akan dianalisis bagaimana respons mikrobiota terhadap antibiotik pada bayi-bayi tersebut.
NFA, KF
Tidak ada komentar:
Posting Komentar