Begitu pula dengan memakan buah dan mengonsumsi minyak ikan sedikitnya tiga kali per minggu. Adapun bayi yang berukuran terlalu kecil separuhnya berpotensi meninggal saat dilahirkan, sedangkan yang bertahan hidup memiliki kecenderungan mengidap penyakit jantung dan diabetes ketika dewasa.
Pada studi terakhir yang melibatkan 3.500 perempuan di Auckland, Selandia Baru, Manchester, London, dan Cork di Irlandia menemukan bahwa sebanyak 376 bayi yang dilahirkan tergolong berukuran terlalu kecil.
Berbagai analisis pun dilakukan saat sebelum dan sesudah melahirkan. Para perempuan itu pun ditanyai detail tentang menu makan dan gaya hidup mereka.
Pada International Journal of Obstetrics and Gynaecology, para ahli mengatakan bahwa memakan sedikitnya tiga porsi sayuran hijau setiap harinya sebelum memasuki masa kehamilan dapat mengurangi risiko melahirkan bayi berukuran terlalu kecil.
NFA, KF
Tidak ada komentar:
Posting Komentar